Apa yang dimaksud dengan Rasio Hutang terhadap Pendapatan (DTI) yang Baik? Perspektif Pemberi Pinjaman
Saat Anda masuk ke bank untuk mengajukan hipotek atau pinjaman pribadi dalam jumlah besar, Anda mungkin berpikir skor kredit 800 Anda menjamin persetujuan.
Namun, ribuan orang dengan nilai kredit sempurna ditolak pinjamannya setiap hari. Mengapa? Karena meskipun skor kredit memberi tahu bank seberapa andal Anda membayar utang, skor kredit tidak memberi tahu bank apakah Anda sebenarnya memiliki sisa uang yang cukup di akhir bulan untuk membayar pembayaran baru.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, bank melihat metrik yang sangat berbeda: Rasio Hutang terhadap Pendapatan (DTI).
Berapa Rasio DTI?
Rasio DTI Anda adalah perbandingan matematis sederhana antara total pembayaran utang bulanan Anda dengan total pendapatan kotor bulanan Anda.
Ini memberi tahu pemberi pinjaman berapa persentase gaji Anda yang sudah dijanjikan ke bank lain bahkan sebelum Anda membeli bahan makanan atau membayar listrik.
Rumus: (Total Pembayaran Hutang Bulanan Pendapatan Bruto Bulanan) × 100 = Rasio DTI
Cara Menghitung DTI Anda Saat Ini
Ayo kita hitung. Pertama, jumlahkan Pendapatan Bruto Bulanan Anda (penghasilan Anda sebelum pajak dipotong). Katakanlah Anda memperoleh penghasilan $6.000 sebulan.
Selanjutnya, jumlahkan semua Pembayaran Utang Bulanan tetap Anda. Catatan: Jangan sertakan biaya hidup seperti bahan makanan, Netflix, atau tagihan listrik. Hanya sertakan kewajiban utang aktual.
- Sewa/Hipotek Saat Ini: $1,500
- EMI Pinjaman Otomatis: $400
- Pembayaran Pinjaman Pelajar: $300
- Pembayaran Kartu Kredit Minimum: $200 Total Hutang Bulanan = $2,400
Sekarang, terapkan rumusnya: ($2.400 ÷ $6.000) × 100 = Rasio DTI 40%
Dalam skenario ini, tepat 40 sen dari setiap dolar yang Anda peroleh akan langsung diserahkan kepada kreditur.
Apa yang dimaksud dengan Rasio DTI yang "Baik"?
Pemberi pinjaman menggunakan tanda kurung DTI khusus untuk menentukan tingkat risiko Anda. Meskipun kriterianya sedikit berbeda dari satu bank ke bank lainnya, berikut adalah standar industri universal:
Di Bawah 36% (Sangat Baik/Risiko Rendah) Ini adalah “titik terbaik” bagi pemberi pinjaman. Anda memiliki banyak pendapatan yang dapat dibelanjakan. Jika terjadi keadaan darurat (seperti mobil Anda mogok), Anda memiliki ruang bernapas finansial yang cukup untuk menanganinya tanpa gagal membayar pinjaman Anda. Anda akan dengan mudah mendapatkan persetujuan untuk mendapatkan suku bunga terbaik.
36% hingga 43% (Risiko Sedang) Anda sudah mendekati batas, namun masih dapat diterima oleh sebagian besar pemberi pinjaman. Dalam industri hipotek, aturan 43% sangat terkenal. Untuk standar "Hipotek yang Memenuhi Syarat" di AS, 43% secara hukum merupakan rasio DTI tertinggi yang dapat dimiliki peminjam.
44% hingga 50% (Risiko Tinggi) Anda memiliki leverage yang tinggi. Kebanyakan bank tradisional akan menolak permohonan pinjaman Anda. Anda mungkin dapat menemukan pemberi pinjaman khusus atau "subprime" untuk menyetujui Anda, namun mereka akan membebankan Anda tingkat bunga yang sangat besar untuk mengkompensasi risiko tersebut.
Lebih dari 50% (Zona Bahaya) Lebih dari separuh pendapatan kotor Anda digunakan untuk berhutang. Jika Anda memperhitungkan pajak dan biaya hidup dasar, kemungkinan besar Anda akan kehilangan uang setiap bulannya. Tidak ada pemberi pinjaman terkemuka yang akan memberi Anda lebih banyak uang.
Cara Menurunkan DTI Anda dengan Cepat
Jika Anda mencoba membeli rumah, tetapi DTI Anda terlalu tinggi, Anda hanya memiliki dua tuas matematika untuk ditarik:
- Meningkatkan Penyebut (Pendapatan): Mintalah kenaikan gaji, cari pekerjaan sampingan, atau ajukan lamaran dengan rekan peminjam (seperti pasangan) sehingga Anda dapat menggabungkan kedua pendapatan Anda pada aplikasi.
- Penurunan Pembilang (Utang): Biasanya lebih cepat. Gunakan metode Debt Snowball untuk melunasi seluruh pinjaman yang lebih kecil (seperti saldo kartu kredit $2.000 atau pinjaman mobil yang masih ada). Menghapus pembayaran bulanan $300 akan langsung membebaskan DTI Anda.
Sebelum Anda mengajukan pinjaman besar, periksa nomor Anda melalui [Kalkulator Kelayakan Pinjaman](/kalkulator kelayakan pinjaman) kami untuk memastikan DTI Anda terlihat semenarik mungkin di mata tim penjamin emisi.